Tips Sukses Menjadi Seorang Marketing

Siapa yang tak mengenal istilah marketing? Dalam suatu perusahaan, marketing memiliki peranan terpenting. Mengapa? Karena marketing memiliki fungsi untuk mencari, mendapatkan, mempertahankan, dan memperbanyak konsumen serta menguasai pasar.

  Sementara jumlah konsumen yang dimiliki perusahaan menentukan besarnya pemasukan. Semakin besar pemasukan yang berhasil didapatkan, maka perusahaan akan semakin berkembang, demikian pula sebaliknya.

Nah, berikut tujuh tips sukses bagi Anda yang ingin menggeluti profesi sebagai marketing:

1. Buat Strategi dan Target Konsumen

Buatlah kegiatan promosi yang dapat menarik minat pelanggan. Misalnya dengan memberikan potongan harga, menawarkan bonus tertentu untuk pembelian di atas rata-rata, menambahkan undian berhadiah pada event-event khusus, atau mengadakan beberapa kegiatan promosi yang melibatkan konsumen sebagai pesertanya. Seperti menjadi sponsor utama kegiatan sepeda gembira, jalan sehat bersama, serta acara lainnya yang bertujuan membangun loyalitas konsumen.

   Tentukan juga target dan segmentasi pasar antara produk dan konsumen, seperti produk A cocok untuk konsumen tingkat apa dan buat strategi serta target yang harus Anda raih dalam melakukan kegiatan pemasaran tersebut.

2. Menguasai Product Knowledge

Satu-satunya cara agar meyakinkan pembeli atau klien adalah dengan memberikan informasi lengkap mengenai produk tersebut. Dengan mengetahui segala informasi tentang produk atau jasa yang ditawarkan, maka secara tidak langsung dapat membantu Anda untuk meyakinkan para calon konsumen.

   Berikan informasi dengan jelas tentang kelebihan produk, kegunaannya, kualitasnya, serta harga produk kepada calon konsumen. Tujuannya agar mereka semakin yakin untuk memilih produk atau jasa yang Anda tawarkan.

3. Memahami Perilaku Konsumen

Sebelum menawarkan produk atau jasa ke konsumen, terlebih dahulu tentukan target pasar yang akan Anda bidik. Bisa jadi Anda membidik komunitas anak muda, khusus wanita, ataupun masyarakat umum yang berasal dari kalangan menengah atas atau kalangan menengah ke bawah.

   Pastikan bahwa Anda memasarkan produk atau jasa kepada target pasar yang tepat. Karena itu seorang marketing yang cerdas harus kenali dulu perilaku konsumen yang Anda bidik untuk mengetahui minat dan kebutuhan mereka.

4. Memperluas Jaringan Bisnis dan Pertemanan

Memiliki jaringan bisnis yang cukup luas tentunya akan memudahkan Anda dalam menjalankan usaha. Banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan dari jaringan bisnis yang Anda miliki. Mulai dari peluang kerja sama di bidang permodalan, memudahkan Anda dalam pemasaran bisnis.

  Tidak menutup kemungkinan bahwa beberapa kendala dalam menjalankan usaha dapat terselesaikan melalui bantuan jaringan bisnis yang Anda bangun dengan baik. Semakin luas jaringan yang Anda miliki, maka bertambah besar pula peluang yang tercipta untuk mendapatkan calon konsumen baru. Jadi, jangan pernah ragu untuk membuka jaringan baru dan perluas pengetahuan Anda untuk mendapatkan pelanggan baru.

5. Memperhatikan Respon Konsumen

Terkadang setiap pelanggan memberikan respon berbeda-beda terhadap produk atau jasa yang kita tawarkan. Bila pelanggan puas dengan produk atau jasa Anda, cantumkan respon tersebut sebagai bukti nyata untuk memperkuat keunggulan produk yang ditawarkan. Namun jika respon konsumen kurang memuaskan, jadikan sebagai bahan evaluasi bagi Anda untuk mencapai hasil yang lebih baik ke depannya.

6. Selalu Bersikap Optimis dan Pantang Menyerah

Kegiatan marketing memiliki tantangan dan hambatan yang cukup besar, sehingga tidak semua orang bisa bertahan dengan profesi tersebut. Di kejar-kejar dengan target perusahaan atau mengalami penolakan dari calon konsumen merupakan salah satu tantangan kecil yang harus diterima para marketing.

   Seorang marketing sejati memang harus selalu optimis dalam melayani konsumen dan pantang menyerah dalam setiap keadaan. Antusiasme dan semangat Anda kepada calon pelanggan menjadi magnet yang kuat, sehingga konsumen yakin memilih produk atau jasa yang Anda pasarkan.

Optimis dan pantang menyerah merupakan kunci utama kesuksesan Anda sebagai seorang marketing.

7. Memiliki Gadget yang Dapat Menghemat Waktu

Setiap pekerjaan pasti membutuhkan komunikasi baik dari pihak sesama penjual ataupun dari penjual kepada pembeli. Begitu juga dengan pemasaran bisnis yang membutuhkan komunikasi nan baik antara para penjual dengan pembeli.

    Komunikasi pemasaran sangat dibutuhkan bagi perusahaan untuk meningkatkan penjualan suatu produk. Jika Anda sebagai pelaku bisnis bisa membangun komunikasi yang baik kepada para pembeli, Anda pun bisa dengan mudah membujuk mereka untuk membeli produk yang ditawarkan.

Perbedaan KPR Syariah dengan KPR Konvensional

Masa Kini banyak lembaga keuangan yang memberikan pilihan lebih luas pada masyarakat sebagai konsumen. Termasuk yang saat ini cukup berkembang pesat adalah bank syariah yang juga menawarkan KPR, tentu dengan karakteristik yang berbeda dibanding dengan bank konvensional.

Meskipun cukup pesat, namun masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui dengan jelas perbedaan dari KPR bank konvensional dan bank syariah. Untuk lebih memahami, maka simak penjelasan berikut

1. Bank syariah

  • KPR dengan akad jual beli (Murabahah), merupakan KPR di mana bank menetapkan margin dari harga jual rumah. Besarnya margin ini ditentukan oleh jangka waktu cicilan yang telah disepakati.

Karena margin telah ditentukan di awal, maka besarnya cicilan setiap bulan akan tetap dari awal sampai lunas. KPR ini juga paling umum digunakan bank syariah karena paling mudah dipahami masyarakat

  • KPR akad sewa beli (Ijarah Muntahia Bittamlik/IMBT), adalah KPR dengan konsep sewa beli di mana nasabah dianggap menyewa rumah pada bank dan pada masa akhir cicilan memiliki pilihan untuk membeli rumah tersebut.

Dengan demikian, nilai yang dibayarkan nasabah pada bank setiap bulan seolah-olah adalah uang sewa yang dibayarkan dalam jangka waktu yang disepakati. Uang muka KPR IMBT merupakan uang jaminan yang diperhitungkan sebagai tanda jadi pembelian.

Bila pada akhirnya nasabah tidak jadi memilih untuk membeli rumah, maka uang muka dikembalikan pada bank dan rumah tetap menjadi milik bank. Besaran uang sewa yang dibayar berubah-ubah mengikuti SBI dari bank syariah.

  • KPR akad kepemilikan bertahap (Musyarakah Mutanaqisah), yaitu KPR dengan konsep kepemilikan bertahap. Jadi bank dan nasabah sama-sama membeli rumah, lalu porsi kepemilikan bank akan berkurang secara bertahap seiring dengan pembayaran cicilan oleh nasabah pada bank.

Untuk KPR Murabahah besar uang muka minimal 30 persen, sementara untuk IMBT dan MMQ besar uang muka minimal 20 persen dari harga rumah.

Sementara dari sisi penalti, juga terdapat perbedaan antara bank konvensional dan bank syariah. Pada bank konvensional, pelunasan di awal biasanya dikenakan penalti karena dianggap mengurangi potensi pendapatan.

Sementara pada bank syariah, pelunasan dipercepat tidak dikenai penalti karena nilai transaksi sudah ditentukan di awal.

2. Bank kovensional

Karakteristik utama dari bank konvesional adalah membebani bunga kepada debitor atas uang yang digunakan. Berikut beberapa jenis KPR yang terdapat di bank konvensional:

  • KPR Fix, yaitu KPR dengan bunga yang tetap dari awal sampai akhir masa pinjaman. Dengan demikian, risiko kenaikan suku bunga dapat dihindari. KPR Fix di bank konvensional biasanya diterapkan pada KPR subsidi yang merupakan program dari pemerintah
  • KPR Fix dan floating, yaitu KPR dengan penghitungan bunga kombinasi antara bunga tetap dengan bunga mengambang. Jadi pada awal periode bunga yang dikenakan adalah tetap, dan setelah melewati jangka waktu yang ditetapkan, maka suku bunga menjadi suku bunga mengambang.

Hal ini dilakukan untuk menarik nasabah yang tergiur pada bunga rendah di awal masa pinjaman.

  • KPR Fix, cap, dan float, yaitu KPR yang penghitungan bunganya mirip dengan KPR fix and floating, namun di tengah masa fix dan floating, ada masa bunga cap.

Dalam masa tersebut, suku bunga dapat naik namun dibatasi pada tingkat tertentu. Misalnya suku bunga fix 8 persen tiga tahun dan cap 9 persen tiga tahun lalu selanjutnya floating, artinya pada tahun kedua suku bunga hanya dapat naik maksimal mencapai 9 persen meskipun dalam kondisi pasar suku bunga yang seharusnya misalnya adalah 10 persen. Setelah melewati masa enam tahun, maka suku bunga baru dapat melebihi 9 persen.

  • KPR float, sesuai namanya yaitu KPR dengan bunga mengambang dari awal masa pinjaman mengikuti tingkat bunga pasar.

MENGENAL LEBIH BANYAK TENTANG PROPERTI

Adakah orang yang masih belum tau bisnis properti?

Bisnis properti adalah bisnis yang bergerak di bidang kepemilikan harta yang berbentuk tanah dan bangunan beserta sarana dan prasarana yang ada di dalamnya sebagai elemen yang tidak terpisahkan.

Produk bisnis properti yang paling banyak kita jumpai:

Adalah rumah atau perumahan dan hunian lain seperti apartment, rumah susun, villa, kost, dan asrama mahasiswa. Selain hunian, produk bisnis properti lainnya yang juga tak kalah banyaknya adalah bangunan komersil atau tempat usaha, meliputi ruko, pusat perbelanjaan, hotel, gedung perkantoran, dan rumah sakit.

ISTILAH BISNIS PROPERTI YG HARUS KALIAN KETAHUI SEBELUM TERJUN KE DUNIA PROPERTI

1. Broker properti:

Orang yang mempunyai agensi properti sendiri dan memperkerjakan para agensi properti.

2. Agen properti:

Orang yang bekerja untuk broker untuk mencari listing dan menjual properti.

3. Developer/pengembang:

rang atau perusahaan yang dalam bisnis properti sebagai pembangun atau pemasar properti baik dalam skala kecil maupun besar.

4. Buyer/investor:

Orang yang membeli properti, atau bila dipakai untuk investasi disebut investor.

5. Booming properti:

kondisi yang terjadi ketika terjadi peningkatan tinggi aktivitas dalam investasi properti.

6. Capital gain:

Keuntungan yang didapatkan dari hasil penjualan properti, dibandingkan dengan harga pada saat membeli.

7. Co-broking:

Kerjasama penjualan rumah antara 2 agen atau lebih.

8. Earlybird:

Pembelian properti pada saat baru dipasarkan oleh developer.

9. Primary market:

Rumah/apartement/ruko baru, atau penjualan hasil pengembangan lahan developer yang pertama kali dijual.

10. Secondary market:

Rumah/apartement/ruko/properti yang sudah pernah diperjual belikan sebelumnya di primary market.

11. Sunrise properti:

Properti baru yang berkembang dan stabil kenaikan nilainya. Biasanya terletak di kawasan baru dan berkembang, sebuah kawasan baru dan kawasan modern yang baru direhabilitasi.

12. Sunset properti:

Properti yang berusia tua dengan kualitasnya yang sudah menurun dan jelek.

Itulah beberapa istilah dalam bisnis properti, yang sebenarnya masih banyak lagi. Bagaimana?

Apakah Anda tertarik untuk mengetahui lebih banyak lagi mengenai bisnis properti?

Atau malah ingin mencoba terjun ke dalam bisnis ini?

Ada baiknya tentukan dulu produk bisnis properti apa yang ingin Anda tekuni.

4 Cara Mudah Meningkatkan Omset Penjualan

1. Promosi yang efektif dan tepat sasaran

Promosi merupakan ujung tombak penjualan suatu produk. Promosi dibutuhkan teknik marketing yang handal. Bukan perkara mudah membuat calon pelanggan anda segera mengambil keputusan membeli produk anda, terlebih dengan situasi kondisi perekonomian Negara kita saat ini. Promosi yang efektif menjadi bagian yang sangat penting untuk mengikat calon konsumen.

Promosi yang dilakukan dengan efektif dan tepat sasaran, akan mampu membawa pelanggan tertarik dengan produk yang Anda tawarkan, dan pada akhirnya akan segera mengambil keputusan terbaik.

Apa yang ada dalam benak fikiran anda, tentang iklan promosi kreatif dari perusahaan pemesanan tiket pesawat dan hotel, Traveloka ?

Ada 2 tayangan andalan Traveloka yaitu video orang yang lari tergesa – gesa mencari tiket pesawat, serta video cewek yang melakukan bungy jumping dan kemudian mendarat di kasur kamar hotel yang empuk. Untuk menayangkan iklan tersebut selama satu bulan, pihak perusahaan harus mengeluarkan budget sebesar kurang lebih Rp 77,18 Milyar. Woow…angka yang sangat fantastis untuk sebuah iklan.

Tapi perlu anda ketahui, berapa keuntungan yang diperoleh perusahaan dalam sebulan tersebut ? ya, berlipat – lipat dari biaya promosi iklannya.

Promosi yang efektif dan tepat sasaran akan menghasilkan keuntungan yang berlipat – lipat. Anda bisa menggunakan sosial media yang sudah ada. Selain murah, sosial media juga merupakan promosi yang efektif dan tepat sasaran untuk saat ini.

2. Perkuat Brand Anda

Tanpa brand yang kuat, maka umumnya persaingan akan langsung mengarah ke satu titik, yaitu persaingan harga. Jika sudah terjadi seperti itu, tentulah anda tidak dapat berharap banyak untuk peningkatan omset.

Tapi jika anda membangun brand dengan baik, maka dengan mudah dapat keluar dari persaingan harga itu. Harga pun dapat ditetapkan lebih tinggi. Sebagai contoh jika anda berbisnis hijab, jika menjual tanpa brand maka tentu akan langsung bersaing harga. Tapi jika anda menggunakan brand, maka persaingan dapat dialihkan ke kualiitas produk atau kualitas pelayanan.

3. Berikan Pelayanan Terbaik

Apa yang ada dalam pikiran anda ketika anda ingin membeli suatu produk? Tentunya kita ingin info yang detail tentang harga, kualitas produk, spesifikasi, garansi dan yang lainnya. Semua customer pada dasarnya adalah sama.

Mereka sama – sama ingin membeli produk  anda karena ingin memenuhi kebutuhannya. Mereka ingin mendapatkan hak pelayanan terbaik.

Jika mereka merasa dikecewakan, bisa jadi mereka akan menjadi orang yang akan menjatuhkan nama baik perusahaan anda. Mereka akan dengan mudah menjelek – jelekkan produk anda di depan orang banyak.

Free Delivery adalah salah satu metode pelayanan kepada pelanggan. Teknik ini cukup ampuh digunakan untuk menarik konsumen membeli produk kita. Shoppe, adalah salah satu online shop yang menggunakan metode ini.

Tahukan anda, kenapa Starbuks selalu digemari pecinta kopi di seluruh dunia ? Sesuai dengan visinya, bahwa Starbuks menjadi Coffe Shop yang terkenal dan paling dihargai serta dinilai sebagai merk yang positif bagi semua kalangan masyarakat di dunia.

Peningkatan kualitas pelayanan menjadi nomor satu. Setiap pengunjung diposisikan bak seorang raja. Segala keluhan akan diselesaikan dengan sebaik-baiknya. Maka tidak heran, bagi mereka yang pernah berkunjung ke kedai kopi ini, biasanya akan kembali berkunjung untuk sekedar menikmati secangkir kopi walaupun harganya terbilang cukup mahal.

Setiap konsumen tentu ingin lebih diperhatikan dari segi pelayanan dan kepuasan. Dengan selalu menciptakan komunikasi dua arah yang baik, membuat para pelanggan loyal senantiasa membeli produk anda. Miliki data konsumen anda, minimal nomor handphone – nya, agar anda bisa selalu menyampaikan apabila ada menu baru atau diskon promo kepada pelanggan.

Setiap manusia pasti mempunya salah, baik kesalahan yang disengaja ataupun yang tidak disengaja. Segera meminta maaf dengan baik kepada pelanggan anda, apabila anda membuat kesalahan. Pelanggan akan semakin loyal apabila kita selalu memberi perhatian yang lebih kepadanya.

4. Perbanyak Leads ( Prospek )

Untuk membuat peluang omset penjualan produk anda meningkat adalah dengan cara memperbanyak prospek. Caranya adalah anda rajin beriklan, mengikuti pameran, membuat brosur dan baliho. Menggunakan media sosial untuk memasarkan produk anda juga sangat efektif, mengingat pada masa sekarang perkembangan dunia internet begitu masif.

Facebook Ads merupakan salah satu metode untuk memperbanyak leads yang cukup handal. Banyak pakar dunia internet marketing menyarankan untuk memaksimalkan penggunaan iklan Facebook untuk meningkatkan omset penjualan produk kita.

Beberapa teknik di atas mungkin sering kita dengar, tetapi tidak ada salahnya untuk kita coba dengan mengadaptasi sesuai produk yang akan kita jual.

Selamat mencoba !

Tips Mudah Jualan Properti Syariah

Bagi anda yang inginkan income halal melalui properti syariah sebagai marketing freelance atau agen, ada baiknya mengikuti tips-tips berikut ini. Khususnya Anda yang baru mulai terjun di bidang pemasaran. berikut langkah yg harus anda lakukan.

1. Kuatkan Niat dan Mindset 

Jangan lupa, bahwa kita ini sejatinya sedang berdakwah. Dakwah anti riba. Berusaha mengeluarkan saudara-saudara kita dari transaksi yang mengandung unsur riba. Baik transaksi untuk investasi, ataupun transaksi untuk mendapatkan hunian. Ingat selalu Slogan Manajer & PIC SPS, “DAKWAH adalah Misi Utama kami, Closi00ng hanyalah Hadiah- NYA.”

Dari niat inilah, kita bangun Mindset bahwa, kita bisa membantu lebih banyak saudara saudara kita untuk bisa memiliki aset yang HALAL & Tanpa RIBA, melalui Properti Syariah.

Jika Niat dan Mindset sudah sejalur, insyaa Allaah, kita akan lebih siap melaju lebih kencang. Selain itu, Anda pun harus menyiapkan 3 mental ini sejak awal

  1. Mau Belajar. Terutama Anda yang baru terjun di bidang pemasaran atau properti, sikap mau belajar adalah suatu yg sangat harus di lakukan, Karena obatnya tidak tahu adalah belajar, obatnya gaptek juga belajar.
  2. Mau Action. Ilmu yang tidak diamalkan bagaikan pohon yang tidak berbuah. Begitu juga dalam pemasaran, percuma anda belajar skill pemasaran dari banyak buku dan guru kalau itu hanya mengendap di otak saja, langsung praktek. Lakukan dari hal sederhana yang bisa Anda lakukan.
  3. Pantang Menyerah. Dalam belajar dan praktek, kesulitan merupakan hal biasa. begitu juga penolakan dalam pemasaran. Oleh karna itu miliki sikap mental pantang menyerah. Merupakan sikap asli Anda. Lihatlah… Anda bisa berjalan saat ini merupakan hasil dari sikap pantang menyerah Anda berusaha berjalan semasa bayi. Woww… luar biasa..!!

2. Pahami Dan Teliti Product Projeknya.

Langkah selanjutnya yaitu memahami projek/listing yang hendak dipasarkan. Jangan sampai kita memasarkan proyek yang kita pun tidak paham sama sekali.

Di Pahaji Properti Syariah, projek properti dibedakan menjadi 2:

  1. Properti Produktif
  2. Properti Konsumtif.

Properti Produktip, adalah properti yang bisa menghasilkan atau mendatangkan keuntungan secara rutin. Sehingga niat orang membeli properti ini adalah untuk investasi, bukan untuk dihuni atau ditempati sendiri. Misal, kavlingg produktif, guesthouse, homestay, ruko, kios dan kos-kosan. Sedangkan 

Properti Konsumtif,  adalah properti yang tidak menghasilkan income rutin dan orang membeli dengan niat digunakan sendiri, misal rumah pertama.

Maka dari itu kita wajib paham akan keduanya agar dapat menyelaraskan dengan kebutuhan (calon) Konsumen. Setelah kita mengetahui kebutuhan (Calon) konsumen kita, dari sinilah kita bisa mulai menjelaskan mengenai Product yang kita pasarkan. Product Knowledge yang harus dipahami ketika kita mejual properti meliputi harga, lokasi, keunggulan, akses jalan, siteplan, denah bangunan dan lain-lain.

3. Kenali Target Market

Setelah paham product projeknya, Insyaa Allah, kita jadi tahu target market dari projek properti yang kita pasarkan. Misal proyek properti yang kita pasarkan berjenisnya properti produktif, maka target marketnya memiliki karakter kurang lebih:

  • Orang Indonesia, tanpa batasan wilayah tertentu
  • Umur 25 ke atas, yang penting melek investasi
  • Sudah memiliki tempat tinggal. Bahkan yang belum memiliki tempat tinggal pun bisa menjadi target properti produktif
  • dan lain-lain

Berbeda dengan properti produktif, target market properti konsumtif (untuk dihuni seperti rumah pertama) biasanya berkarakter sebagai berikut :

  • Orang sekitar lokasi. Jika proyeknya di Bogor, maka target marketnya tentu orang Bogor sd Jakarta
  • Umur 30 ke atas
  • Sudah menikah
  • Belum memiliki rumah, dan lain-lain.

Anda pun harus jeli melihat harga proyek yang dipasarkan. Misalkan harga 800 juta-an, tidak mungkin dipasarkan kepada mereka dengan gaji di bawah 7 juta.

4. Mulai Pasang Iklan

Dalam memasarkan proyek properti, Anda tak perlu langsung menggunakan media yang berbayar, kita bisa mulai saja dulu dari yang gratisan. Contohnya bisa update status di Facebook, coba masuk-masuk grup property, bikin fanpage, dan Instagram.

Jangan lupa setiap kita iklan masukan nama kita dan no hp yang bisa dihubungi calon buyer, agar mereka bisa bertanya langsung tentang proyeknya. Selain itu kita bisa iklan di story WA, broadcast ke grup WAatau inbok kepada keluarga, saudara atau teman kita yang berminat.

5. Jawab Pertanyaan (Chit Chat) dengan Calon Buyer

Setelah pasang iklan insyaAllah akan ada calon buyer yang menghubungi Anda. Jangan panik, jawab saja pertanyaan mereka sesuai dengan Product projeknya yang sudah dipelajari. Anda pun bisa menggunakan script handling buyer yang sudah disediakan tim inhouse Pahaji Properti Syariah Asyik dan mudah kan?

Saat kita mulai chit chat dengan calon buyer diusahakan agar calon buyer tersebut nyaman dulu dengan kita. Caranya bisa menanyakan nama dan tinggalnya dimana, atau jika buyer tersebut ingin to the point jawab pertanyaan buyer dengan jawaban yang mengarahkan buyer untuk mengatakan ya . Contohnya “ibu mencari hunian yang syariah yah bu? Atau “ibu mencari hunian yang dekat fasilitas umum yah bu?” dan berikan pilihan yang mengarah untuk memiliki projek yang kita tawarkan misalnya “Bapak/Ibu mau survey lokasi dulu atau langsung booking pak/bu?”bisa juga “Bapak/bu mau booking siang ini atau nanti sore?”. Intinya kita yang harus bisa mengatur pembicaraan dengan bukan sebaliknya.

6. Arahkan Untuk Survey Lokasi

Setelah sudah yakin buyer kita berminat dengan projek yang kita tawarkan arahkan buyer untuk survey lokasi, infokan ke tim inhouse atau koordinasi dengan tim yang bertanggung jawab dengan projek tersebut. Anda bisa bergabung di grup proyek yang telah kita sediakan.

Konfirmasi survey lokasi diusahakan 1 hari sebelumnya, sehingga ada jeda waktu bagi tim inhouse untuk menyiapkan segala keperluannya. Atau jika calon buyer berminat tapi belum bisa survey lokasi, Anda bisa mengarahkan untuk booking fee terlebih dahulu, yaitu untuk mengamankan unit yang strategis dan mendapatkan harga promonya.

Enak banget ya…! Jualan properti di SPS mah gak perlu keluar rumah, cukup online saja

7. Jangan Lupa Follow Up

Yang dimaksud follow up di sini yaitu Anda menindaklanjuti janji survey lokasi yang telah ditentukan sebelumnya. Misalkan menanyakan apakah sudah survey lokasi? Bertemu siapa? Cocok dengan lokasi dan harga atau ada hal yang perlu dijelaskan lebih lanjut, dan lain-lain.

Selain itu, Anda pun bisa bertanya hasil survey lokasi kepada Tim Inhouse Pahaji Properti Syariah, baik PIC, admin maupun tim lapangan. Bagaimana hasil survey calon buyer yang kita kirimkan, perlu follow up lagi atau akan difollow up oleh tim inhouse.

Setelah closing. Anda tinggal menunggu pencairan fee saja. Administrasi dan penagihan insyaAllah dibantu oleh tim inhouse. Satu hal yang perlu diingat, buyer yang sudah membeli adalah aset berharga Anda, lakukanlah komunikasi yang rutin, bisa jadi ia tertarik dengan project lain, memerlukan bantuan mengisi interior rumahnya, atau bahkan meminta bantuan menjualkan lagi asetnya.

Selamat mencoba, Semoga sukses…!!!

Beberapa Jenis Properti Syariah yang Menguntungkan

Bisnis properti sekarang di pilih sbagai bisnis terhot, Namun orang hanya mengetahui bisinis properti hanya bisa di lakukan develover saja Sebagai pemilik property, misalnya seperti perumahan,kavling dan tanah. ternyata kita juga bisa menjalankan bisnis properti untuk mendapatkan uang, misalnya anda punya rumah yg tidak di tempati anda bisa menyewakan atau mengontrakan-nya.

Bisnis properti yang banyak diminati sekarang adalah bisnis properti syariah. Bahkan banyak developer properti konvesional yang beralih bisnis menjadi bisnis properti syariah. Hal ini karena memang bisnis properti syariah pada saat memiliki banyak peminat, sehingga tak heran jika banyak yang beralih menjadi seorang developer properti syariah.

Pada artikel ini saya akan membahas mengenai berbagai jenis bisnis properti syariah yang bisa dilakukan dan cara menjalankan bisnis properti syariah yang anda pilih. Mari kita simak bersama-sama.

Ragam Jenis Bisnis Properti Syariah yang Dapat Dijalankan

Berikut akan kami jelaskan beberapa jenis bisnis properti syariah yang bisa anda coba jalankan untuk mendapatkan keuntungan yang besar.

Bisnis Sebagai Developer Properti Syariah

Pertama kami akan menjelaskan mengenai bisnis properti sebagai developer properti syariah. Bagi anda yang masih belum paham mengenai apa itu developer syariah, tugas developer properti syariah dan keuntungan menjadi developer properti syariah serta bagaimana cara memulai bisnis properti sebagai developer properti syariah.

Pengertian Developer Property Syariah

Seperti yang kita tahu pengembangan proyek properti secara syariah saat ini semakin banyak diminati, baik oleh konsumen maupun oleh seorang pengembang atau developer. Sama seperti develop konvensional, Developer Property Syariah adalah pengembang yang membangun dan memasarkan proyek properti yang sesuai dengan syariat Islam. Jadi yang membedakannya dengan developer properti konvensional terletak pada konsep yang diusungnya, developer properti syariah tidak melibatkan bank sebagai pihak ketiga dalam pengembangannya.

Ciri-ciri Developer Property Syariah

Ketika memiliki rencana untuk membeli properti tentunya hal ini akan menjadi suatu hal  yang mendebarkan bagi sebagian orang, terutama bagi anda yang masih awam dan baru pertama kali melakukan transaksi jual beli properti. Banyaknya kasus penipuan developer properti pada saat ini juga menjadi momok tersendiri. Oleh karena itu, masyarakat haruslah selalu berwaspada ketika melakukan transaksi.

Kebingungan juga akan semakin bertambah ketika anda harus memilih developer yang tepat. Baik itu developer properti syariah maupun developer properti konvensional. Namun bagi seorang muslim, tentu mencari dan memilih developer properti syariah yang benar-benar tepat dan sesuai dengan koridor islam adalah hal utama yang harus dimiliki. Developer properti syariah adalah seorang developer yang menggunakan metode pembiayaan langsung dari developer itu sendiri yakni dengan menggunakan skema pembiayaan yang semuanya merujuk sesuai dengan syariah islam dan tidak menggunakan pihak ketiga.

Berikut beberapa ciri developer syariah yang harus anda miliki ketika anda berniat untuk menjadi seorang developer properti syariah.

  • Adil dan Tidak Merugikan Orang Lain

Sebagai seorang developer pastikan anda menerapkan prinsip yang adil dan tidak merugikan orang lain ketika akan atau sedang melakukan transaksi jual beli properti.

  • Tidak Melibatkan Bank

Developer properti syariah tidak melibatkan bank sebagai pihak ketiga dalam bentuk apapun mulai dari pembiayaan proyek pembangunan hingga pengajuan KPR untuk membiayai konsumen dalam pembelian rumah secara kredit.

  • Tidak Mengenakan Denda, Sita dan Bunga

Developer properti syariah tidak  pernah mengenakan denda bagi para konsumennya ketika telat membayar cicilan rumah. Selain itu, developer properti syariah juga tidak mengenakan sita pada konsumennya yang tidak dapat melunasi hutangnya. Developer properti syariah menetapkan harga jual yang tetap sehingga cicilan yang dibayar tanpa adanya bunga dan tetap setiap bulannya.

Keuntungan Jika Menjadi Developer Property Syariah

Developer properti syariah merupakan salah satu bisnis properti yang banyak diminati pada saat ini. tak heran developer properti syariah diminati karena memiliki banyak keuntungan. Berikut beberapa keuntungan yang akan anda dapatkan sebagai seorang developer property syariah.

  • Bebas Menentukan Harga Jual Produk

Seorang developer property syariah memiliki keuntungan dalam hal menentukan harga jual produknya, hal ini tentunya berbeda dengan agen property syariah. Dengan menjadi seorang developer property syariah anda bisa menetapkan harga jual property sesuai dengan keinginan anda sesuka hati.

Oleh karena itu, pastikan anda memperhatikan biaya-biaya yang sudah dikeluarkan dan margin keuntungan yang ingin anda dapatkan terlebih dahulu untuk bisa menentukan harga jual produk properti syariah. Dalam penentuan harga jual tidak ada yang mengatur dan membatasi kehendak developer property syariah untuk menentukannya.

  • Developer Property Syariah Bebas Menentukan Desain Produknya

Selain mengenai harga jual, developer property syariah juga dapat menentukan  konsep desain yang akan diterapkan pada produk property yang dimilikinya sesuai dengan keinginan anda. Dengan bebas menentukan desain produk property syariah, maka hal ini dapat anda jadikan sebagai salah satu strategi yang bisa dilakukan oleh developer property syariah untuk menarik hati para konsumennya.

Agar bisa menarik perhatian konsumen, pastikan anda membuat desain yang unik dan mengikuti trend desain property syariah yang sesuai dengan apa yang lagi hits seperti pada saat ini dan sesuai dengan trend yang sedang kekinian di kalangan masyarakat. Namun, pastikan anda juga memperhatikan kenyamanan untuk pemiliknya walaupum harus mengikuti trend desain rumah syariah yang sedang hits dan kekinian pada saat ini.

  • Serahkan Desain Proyek Property kepada Arsitek yang Berpengalaman

Bagi anda  seorang developer property yang tidak memiliki keahlian, tidak usah khawatir karena anda bisa meminta bantuan dengan ahlinya yakni menggunakan jjasa arsitek untuk mendesain produk property yang nyaman dan sesuai dengan trend yang ada pada saat ini.

Seorang arsitek yang sudah memiliki pengalaman yang luas pastinya sudah tahu dan mengerti faktor-faktor desain seperti tren yang sedang digandrungi masyarakat serta bagaimana cara mendesain produk property dengan baik dan memperhatikan. Mereka akan mendesain sesuai dengan segmentasi pasar yang dibidik serta kearifan lokal yang ada di suatu kawasan atau daerah yang menjadi lokasi dimana perumahan syariah berada.

  • Bisa Menjadi Developer Property Syariah Tanpa Bank

Walaupun modal yang dibutuhkan cukup besar untuk bisa menjadi seorang developer property syariah, namun anda tidak perlu khawatir karena anda bisa memulai bisnis untuk menjadi seorang developer property syariah tanpa campur tangan bank untuk bisa mendapatkan modal dana pembangunan proyek perumahan awal.

Investor memiliki peranan yang sangat penting dalam hal ini, jadi Anda bisa melakukan strategi pinjaman dari investor, kerabat dan keluarga. Selain itu, anda juga mengatur strategi dalam penetapan uang muka atau DP yang harus dikenakan kepada konsumen sebagai modal awal proyek pembangunan. Dengan begitu, anda tidak perlu mengajukan pinjaman kepada pihak bank yang menerapkan bunga riba untuk membangun proyek property sebagai developer property syariah.

Bisnis Properti Syariah Modal Kecil Sebagai Marketing dan Agen Property Syariah

Marketing Property Syariah

Bagi anda yang ingin memulai bisnis properti tanpa modal yang cukup besar, anda bisa mencoba jalankan bisnis properti tanpa modal atau hanya membutuhkan sedikit modal. Berbeda dengan developer, untuk bisa memulai bisnis properti tidak selalu harus membeli sebuah properti untuk dijual kembali. Anda juga bisa menjalankan bisnis properti dengan modal sedikit atau bahkan tanpa modal dengan cara menjadi agen Marketing properti.

Menjadi agen Marketing property syariah juga sangat sederhana, tugas anda sebagai Marketing hanya perlu mencari properti yang dijual di sekitar Anda dan belum diiklankan. Setelah itu, anda bisa langsung menghubungi pemilik rumah untuk menawarkan diri sebagai Marketing atau seorang perantara penjualan. Nah, jika penawaran anda disetujui oleh pemilik rumah yang akan menjualnya, maka anda bisa membuat iklan atas nama Anda untuk memasarkan rumah tersebut.

Anda bisa memasarkannya secara online melalui iklan internet atau bisa juga secara online dengan membuat banner, iklan di koran, poster dan sebagainya. Selain itu, anda juga bisa memanfaatkan berbagai situs yang sudah banyak tersedia pada saat ini di internet yakni situs jual beli properti seperti OLX, rumah123, dan sebagainya.

Tertarik dengan Reward di atas?

Jika rumah berhasil terjual atas nama anda, maka biasanya Anda akan memperoleh komisi yang bergantung pada harga jual rumah dari pemilik rumah sesungguhnya. Umumnya, komisi yang akan anda peroleh Marketing agen properti adalah sebesar 2,5% dari harga jual rumah. Cukup lumayan besar bukan, anggap saja harga rumah yang terjual adalah sebesar Rp1 miliar, maka Anda akan memperoleh komisi sebesar Rp25 juta. Dan keuntungan dari komisi ini dapat anda peroleh tanpa harus membutuhkan modal besar, bahkan bisa tanpa modal.

Tips Sukses Menjadi Marketing Properti Syariah

Seperti yang kita tahu, ketika perkembangan bisnis di berbagai sektor sudah sebegitu pesat, tak jarang kemudian muncul peluang usaha baru yang nyatanya kalah menjanjikan dibandingkan dengan usaha bisnis konvensional yang sudah ada salah satunya adalah bisnis Marketing property syariah.

Dalam bidang bisnis properti, menjadi seorang Marketing properti adalah pilihan baru profesi yang ecara umum tidak membutuhkan terlalu banyak persyaratan dan modal, namun tetap menawarkan keuntungan yang besar. Walaupun tidak mensyaratkan banyak hal, bukan berarti bisnis yang satu ini muncul tanpa adanya tantangan yang harus dihadapi. Dalam celah bisnis, Marketing properti tetap dibutuhkan beberapa usaha dan tantangan misalnya seperti jaringan, kemampuan marketing serta keberanian.

Nah, bagi anda yang berminat untuk menjadi Marketing properti syariah sebagai peluang usaha, berikut kami sajikan beberapa tips yang dapat membantu untuk memperlancar upaya penjualan properti Anda hingga mencapai kesuksesan.

  • Giat Mempelajari Trik Menjadi Marketing Properti

Hal pertama yang harus anda lakukan ketika ingin menjadi seorang seorang Marketing properti yang sukses adalah selalu mempelajari segala hal yang terkait dengan dunia properti. Terutama bagi Anda pemula yang masih baru mengenal bisnis ini. Anda harus lebih rajin lagi untuk menggali ilmu dan informasi terkait objek properti, proses marketing serta hal-hal lain yang masih berhubungan dengan bisnis Marketing properti ini.

Secara umum informasi yang wajib anda kuasai yakni berkaitan dengan jenis properti syariah itu sendiri. Mengenai beberapa jenis properti syariah yang bisa anda jadikan sebagai bisnis, ada beberapa jenis properti seperti rumah tinggal, gedung, kantor, ruko, apartemen hingga objek properti berupa tanah. Dari informasi tersebutlah anda bisa mengaitkannya dengan perkembangan harga dari setiap jenis unit objek properti yang akan anda tawarkan kepada konsumen.

  • Marketing Properti Syariah Harus Menggali Pengalaman

Sama halnya dengan jenis bisnis yang lainnya, tentunya anda membutuhkan pengalaman yang cukup untuk bisa meraih kesuksesan dalam usaha bisnis Marketing properti syariah. Hal terpenting yang bisa anda lakukan adalah dengan menggali atau mempelajari pengalaman pelaku bisnis properti yang sudah sukses.

Untuk bisa menjadi Marketing properti sebelumnya anda bisa mencari pengalaman dengan menjadi agen properti yang bekerja sama dengan perusahaan pengembang properti syariah terlebih dahulu. Biasanya beberapa perusahaan developer properti syariah juga akan menawarkan program referral, kesempata ini dapat anda manfaatkan untuk menjadi mitra perusahaan tersebut dalam hal pemasaran objek properti. Dengan melakukan kerjasama secara profesional dengan perusahaan tentunya akan memberikan banyak keuntungan terutama dari segi pengalaman yang bisa kita terapkan nantinya ketika kita memulai usaha secara mandiri.

Namun, apabila anda ingin masuk dalam jaringan perusahaan developer property syariah  tersebut terdapat beberapa syarat khusus yang harus dipenuhi untuk beberapa broker properti skala besar. Namun anda tidak perlu khawatir, poin terpenting yang harus anda miliki ketika dunia bisnis jual beli properti kita wajib mempunyai kepercayaan diri yang tinggi disamping juga kemampuan pemasaran yang baik.

  • Perkaya Listing Jaringan

Selanjutnya poin penting ketika anda ingin menjadi Marketing properti syariah adalah selalu aktif mengembangkan daftar jaringan bisnis. Kita dituntut untuk selalu sigap dan awas memantau perkembangan bisnis atau peluang yang ada di sekitar kita seperti Marketing bisnis properti pada umumnya. Tentunya akan lebih mudah bagi kita untuk menemukan objek properti yang mungkin sedang dijual ketika kita sudah mempunyai jaringan yang luas.

Setelah mengetahui adanya peluang dan memiliki jaringan yang luas, langkah selanjutnyayang harus anda lakukan adalah segera menjembatani proses penjualan properti tersebut. Semakin cepat anda bergerak untuk melobi sang penjual plus didukung strategi pemasaran yang mantap, maka menjalani seorang Marketing properti yang sukses tentu dapat anda raih dengan mudah.

  • Marketing Properti Syariah Harus Memanfaatkan Teknologi

Tips menjadi Marketing properti sukses yang terakhir mungkin sudah terdengar cukup umum. Seiring dengan semakin maju dan berkembangnya teknologi internet pada saat ini, maka sebagai Marketing properti anda wajib mengikuti dan memanfaatkan perkembangan tersebut dengan semaksimal mungkin.

Anda bisa melakukan transaksi Marketing properti syariah dengan mudah, baik proses pencarian maupun penawaran objek properti melalui fasilitas internet. Anda bisa mencari objek yang sedang dijual lewat beragam situs seperti media sosial, forum online maupun situs-situs khusus yang memang diperuntukkan dalam bisnis jual beli properti yang ada pada saat ini. Namun pastikan anda tetap waspada dan memperhatikan adanya kemungkinan resiko penipuan online yang bisa saja menimpa Anda.

Menjadi Agen Property Syariah

Selain menjadi Marketing properti mandiri, Anda juga bisa menjadi agen properti yang handal dan profesional di berbagai kantor agen properti yang ada pada saat ini misalnya seperti Century 21, ERA, Ray White, dan masih banyak lagi.

Anda akan mendapatkan keuntungan ketika memutuskan untuk bergabung menjadi agen properti. keuntungan agen properti syariah yang akan anda dapatkan adalah Anda akan mendapatkan ilmu yang bermanfaat dari pelatihan untuk menjadi agen properti profesional. Selain itu, Anda juga akan memperoleh informasi terkini dan terbaru mengenai properti yang bisa dijual.

Dengan begitu anda bisa memperoleh komisi (walaupun biasanya keuntungan komisi ini akan dibagi dengan kantor agen properti tempat anda bekerja) saat berhasil menjual properti. Menjadi agenp property syariah dapat anda jalankan tanpa modal dalam hal ini.

Itulah beberapa jenis bisnis properti syariah yang bisa anda coba jalankan, selamat mencoba dan semoga sukses. Terimakasih.

Hukum Harga Antara Cash dan Kredit

Jual beli kredit secara umum dipahami sebagai transaksi dimana barang diterima pada waktu transaksi dengan pembayaran tidak tunai atau bertempo dengan harga yang lebih mahal daripada harga tunai. Dalam hal ini pembeli berkewajiban melunasi harganya dengan cara angsuran dalam jangka waktu tertentu.

Ada cukup banyak varian dalam jual beli tidak tunai/kredit. Terkadang dalam skema bay’ murabahahbay’ biddayn wa taqsith ataupun beberapa pilihan skema yang lain. Masing-masing skema jual beli kredit memiliki tata aturan yang berbeda satu dengan yang lain. Pada intinya, jual beli kredit adalah jual beli barang dengan harga ditangguhkan atau bisa disebut juga sebagai jual beli dengan cara berhutang.

Hukum Antara Harga Cash dan Kredit

Ada sebagian kaum muslim yang memahami bahwa harga jual beli kredit haruslah sama harganya dengan harga jual beli tunai. Mereka berpendapat jika harganya tidak sama, maka itu terjatuh pada riba. Lantas bagaimana sebenarnya hukum jual beli kredit yang harga angsurannya berbeda dengan harga tunai ?

Mengenai kebolehan jual beli dengan harga tidak tunai tanpa ada tambahan harga akibat tempo waktu yang diberikan, telah jelas kebolehannya sebagaimana sabda Rasulullah yang diriwayatkan dari Aisyah ra. sebagai berikut :

ﺍﺷﺘﺮﻯ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭ ﺳﻠﻢ ﻣﻦ ﻳﻬﻮﺩﻱٍّ ﻃﻌﺎﻣﺎً ﻧﺴﻴﺌﺔً ﻭﺭﻫﻨﻪ ﺩﺭﻋَﻪ . ﻣﺘﻔﻖ ﻋﻠﻴﻪ

Nabi SAW membeli makanan dari orang Yahudi hingga tenggat waktu tertentu, dan beliau menggadaikan baju besinya kepada orang tersebut.” (HR Bukhari dan Muslim)

Allah Ta’ala berfirman,

ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﺇِﺫَﺍ ﺗَﺪَﺍﻳَﻨْﺘُﻢْ ﺑِﺪَﻳْﻦٍ ﺇِﻟَﻰ ﺃَﺟَﻞٍ ﻣُﺴَﻤّﻰً ﻓَﺎﻛْﺘُﺒُﻮﻩُ .

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu’amalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya.” (QS. Al Baqarah 282)

Adapun jika terjadi perbedaan harga antara harga tunai dengan total akumulasi harga angsuran, maka ada 2 pendapat terkait dengan hal ini. Pendapat yang menurut kami terkuat adalah pendapat yang menyatakan kebolehan perbedaan harga antara harga cash dan harga kredit/angsuran.

Dalil kebolehan adanya tambahan harga kredit dengan harga tunai, adalah riwayat ad-Daruquthni dari Abdullah bin ‘Amru bin ‘Ash sebagai berikut :

ﺃﻥ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭ ﺳﻠﻢ ﺃﻣﺮﻩ ﺃﻥ ﻳﺠﻬﺰ ﺟﻴﺸﺎ ﻗﺎﻝ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻦ ﻋﻤﺮﻭ ﻭﻟﻴﺲ ﻋﻨﺪﻧﺎ ﻇﻬﺮ ﻗﺎﻝ ﻓﺄﻣﺮﻩ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭ ﺳﻠﻢ ﺃﻥ ﻳﺒﺘﺎﻉ ﻇﻬﺮﺍ ﺇﻟﻰ ﺧﺮﻭﺝ ﺍﻟﻤﺼﺪﻕ ﻓﺎﺑﺘﺎﻉ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻦ ﻋﻤﺮﻭ ﺍﻟﺒﻌﻴﺮ ﺑﺎﻟﺒﻌﻴﺮﻳﻦ ﻭﺑﺎﻷﺑﻌﺮﺓ ﺇﻟﻰ ﺧﺮﻭﺝ ﺍﻟﻤﺼﺪﻕ ﺑﺄﻣﺮ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭ ﺳﻠﻢ . ﺭﻭﺍﻩ ﺃﺣﻤﺪ ﻭﺃﺑﻮ ﺩﺍﻭﺩ ﻭﺍﻟﺪﺍﺭﻗﻄﻨﻲ ﻭﺣﺴﻨﻪ ﺍﻷﻟﺒﺎﻧﻲ

Rasulullah SAW memerintahkan Abdullah bin Amru bin Al ‘Ash untuk mempersiapkan suatu pasukan, sedangkan kita tidak memiliki unta tunggangan, maka Nabi SAW memerintahkanku untuk membeli hewan tunggangan dengan pembayaran ditunda hingga datang saatnya penarikan zakat. Maka ‘Abdullah bin ‘Amru bin ‘Ash pun seperintah Rasulullah SAW membeli satu ekor unta dengan harga dua ekor unta dan beberapa ekor unta yang akan dibayarkan ketika telah tiba saatnya penarikan zakat.” (HR Ad Daruquthni, Ahmad, Abu Dawud, dan sanadnya dihasankan oleh Al Albani).

Syu’aib al Arnauth menilai hadits ini hasan dengan seluruh sanadnya (lihat Masyru’ al Qonun al Buyu’ karya Syaikh Ziyad Ghazal yang terjemahannya diterbitkan oleh Penerbit Al Azhar Press dengan judul Buku Pintar Bisnis Syar’ie)

Syaikh Ziyad Ghazal juga menjelaskan, Wajh ad-dalalah (muatan makna) dalam hadits tersebut adalah bahwa Nabi SAW telah menambah harga barang tersebut karena faktor tenggat waktu. Ini tampak pada keberadaan hadits tersebut yang menyatakan tentang jual beli. Ucapan ‘Abdullah bin ‘Amru, “Nabi SAW pun memerintahkannya untuk membeli hewan tunggangan sampai (tenggat waktu) keluarnya orang yang membayar zakat.

Maka ‘Abdullah membeli satu ekor unta (kontan) dengan kompensasi dua ekor unta (kredit saat unta zakat datang). Tampak dalam jual beli tersebut adanya tambahan harga karena faktor tenggat waktu. Hal ini menunjukkan bahwa adanya kebolehan menambah harga karena faktor tenggat waktu pembayaran.

Pendapat yang Membolehkan

Mayoritas ulama fiqh menyatakan bolehnya menjual barang dengan harga lebih tinggi daripada biasanya dengan alasan kredit atau dengan alasan penundaan pembayaran.

Diriwayatkan dari Thawus, Hakam dan Hammad, mereka mengatakan hukumnya boleh seseorang mengatakan, “Saya menjual kepada kamu segini dengan kontan, dan segini dengan kredit”, lalu pembeli memilih salah satu diantaranya. Ali bin Abi Thalib ra. berkata,
“Barangsiapa memberikan tawaran dua sistem pembayaran, yakni kontan dan tertunda, maka tentukanlah salah satunya sebelum transaksi.”

Ibnu Abbas ra. berkata :

ﻗﺎﻝ ﺍﺑﻦ ﻋﺒﺎﺱ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﻤﺎ : ﻻ ﺑﺄﺱ ﺃﻥ ﻳﻘﻮﻝ : ﺍﻟﺴﻠﻌﺔ ﺑﻨﻘﺪ ﺑﻜﺬﺍ ﻭﺑﻨﺴﻴﺌﺔ ﺑﻜﺬﺍ، ﻭﻟﻜﻦ ﻻ ﻳﻔﺘﺮﻗﺎﻥ ﺇﻻ ﻋﻦ ﺭﺿﺎ

“Seseorang boleh menjual barangnya dengan mengatakan, Barang ini harga tunainya sekian dan tidak tunainya sekian, akan tetapi tidak boleh Penjual dan Pembeli berpisah melainkan mereka telah saling ridha atas salah satu harga.” (Mushannaf Ibnu Abi Syaibah)

Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani berkata :
Diperbolehkan bagi penjual untuk menjual barangnya dengan dua pembayaran yang berbeda, yaitu kontan atau kredit. Jika seseorang berkata pada temannya, “Saya menjual barang ini 50 secara kontan, 60 secara kredit.”
Lalu temannya itu berkata, “Saya beli secara kredit 60.” Atau dia berkata, “Saya beli dengan kontan 50.”, maka sahlah jual beli itu. Begitu pula jika dia berkata, “Saya jual barang ini 60 secara kredit, selisih 10 dari harga aslinya jika secara kontan, karena pembayarannya di belakang”, dan pembeli mengatakan setuju, maka sahlah jual beli itu. (Syakhsiyah Islamiyah juz II)

Syaikh Abdul Azis bin Baz berkata :
Jual beli kredit hukumnya boleh, dengan syarat bahwa lamanya masa angsuran serta jumlah angsuran diketahui dengan jelas saat aqad, sekalipun jual-beli kredit biasanya lebih mahal daripada jual-beli tunai.” (Majmu’ Fatawa Ibnu Baz)

Pendapat yang Melarang

Adapun pendapat yang mengharamkan tambahan harga atas transaksi kredit berpedoman pada hadits Nabi SAW berikut :

ﻣﻦ ﺑَﺎﻉَ ﺑَﻴْﻌَﺘَﻴْﻦِ ﻓﻲ ﺑَﻴْﻌَﺔٍ ﻓَﻠَﻪُ ﺃَﻭْﻛَﺴُﻬُﻤَﺎ ﺃﻭ ﺍﻟﺮِّﺑَﺎ . ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺘﺮﻣﺬﻱ ﻭﻏﻴﺮﻩ

Siapa saja yang menjual dua jual beli dalam satu penjualan, maka baginya harga yang paling sedikit atau (kalau tidak, ia terkena) riba.” (HR Tirmidzi, Abu Daud dan lain-lain)

Mereka yang mengharamkan tambahan harga dari transaksi kredit menjelaskan hadits ini dengan tafsir, “Siapa saja yang menawarkan barang dengan dua harga, maka baginya harga yang lebih rendah atau riba.”. Hadits larangan Nabi tentang dua jual beli dalam satu jual beli ini mereka tafsirkan sebagai larangan menawarkan barang dengan dua harga, yang salah satunya kontan dan yang lainnya dengan harga kredit dengan harga lebih tinggi.

Mari perhatikan, jika kita telaah dari pendapat tersebut, maka akan kita temukan bahwa mereka menjadikan kata “ba’a (menjual)” dalam hadits diatas sebagai majaz (kiasan) dengan makna “aradha (menawarkan)“. Sementara makna menjual dengan menawarkan adalah sesuatu yang berbeda dan qarinah (indikasi) mengalihkan makna hakiki dari kata ba’a (membeli) kepada makna kiasan aradha (menawarkan) tidak kita temukan.

Oleh karena itu, yang lebih tepat adalah memaknai kata ba’a dengan makna harfiahnya yaitu membeli, dan bukan memaknainya dengan makna kiasan aradha yaitu menawarkan.

Jadi, boleh-boleh saja seseorang menawarkan barang dengan dua harga atau bahkan banyak harga, tetapi dealnya (akad jual belinya) wajib disepakati satu harga saja. Yang dilarang adalah dua jual beli dalam satu jual beli sebagaimana dinyatakan dalam hadits yang lain sebagai berikut :

ﻧﻬﺎ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻋﻦ ﺑﻴﻌﺘﻴﻦ ﻓﻲ ﺑﻴﻌﺔ

Rasulullah SAW melarang dua jual beli dalam satu jual beli.” (HR Nasa’i)

Larangan dalam hadits diatas bukanlah larangan melakukan dua penawaran barang dengan dua harga. Karena tidak ada qarinah (indikasi) yang mendukung penakwilan yang seperti itu.
Manthuq (redaksi) hadits tersebut jelas menyatakan dua jual beli dalam satu jual beli dan dua transaksi dalam satu transaksi. Dua jual beli ini pada dasarnya adalah adalah dua akad dalam satu jual beli. Dengan kata lain, terjadi dua akad jual beli dalam satu akad jual beli.

Penjelasan ini cocok untuk kasus jual beli barang dengan dua harga tanpa memastikan salah satunya. Jual beli semacam ini adalah dua akad jual beli yang hukumnya haram karena tidak dipastikan salah satu harga jual belinya. Namun jika dipastikan salah satu dari kedua harga (yang ditawarkan) tersebut, dan dipastikan sebelum berpisah maka praktik semacam ini sesungguhnya merupakan akad satu jual beli. Satu akad jual beli jelas sekali berbeda dengan dua akad jual beli.

Syaikh Annabhani menjelaskan dalam Syakhsiyah II bahwa yang dimaksud dua akad dalam satu akad seperti seseorang yang mengatakan, “Saya jual rumah ini kepada Anda segini, dengan catatan saya jual kepada Anda rumah yang satunya dengan harga segini.” Atau, “dengan catatan, Anda menjual rumah Anda kepada saya.” Model seperti ini tidak diperbolehkan, karena ucapan, “Saya menjual rumahku kepada Anda” adalah satu transaksi, dan perkataan, “dengan syarat saya juga menjual rumah yang satunya lagi kepada Anda” adalah transaksi yang berbeda. Dan keduanya dikumpulkan dalam satu transaksi.

Jadi larangan itu bukan ditujukan pada penambahan harga karena ditundanya pembayaran atau melakukan penawaran (ijabi) dengan dua sistem pembayaran dan menyatakan qabul pada salah satunya.

Kesimpulan

Ibnul Qayyim dan lainnya menafsirkan, sebagaimana yang belau jelaskan dalam kitab I’lamul Muwaqqiin dan Hasyi’ah ‘ala Syarah Sunan Abi Dawud, bahwa makna hadits larangan dua jual beli dalam satu jual beli adalah larangan dari berjual beli dengan cara ‘inah.

Jual beli ‘Inah adalah seseorang menjual kepada orang lain suatu barang dengan pembayaran dihutang atau harga ditangguhkan. Kemudian setelah barang diserahkan, segera penjual membeli kembali barang tersebut dengan dengan pembayaran kontan dengan harga yang lebih murah.

Contoh jual-beli ‘inah adalah seperti kisah yang diriwayatkan bahwa istri Zaid bin Arqam bertanya kepada ‘Aisyah ra. tentang jual beli yang dia lakukan. Dia menjual budaknya kepada Zaid seharga 800 dirham dibayar tidak tunai, lalu Zaid menjual kembali budak itu kepada istrinya seharga 600 dirham tunai. Maka ‘Aisyah berkata,
Ini suatu jual beli yang sangat buruk, beritahukan kepada Zaid bahwa jihadnya bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah terhapus pahalanya, kecuali ia bertaubat (dari jual beli ini). (HR Daruquthni)

Jadi kesimpulannya, boleh-boleh saja seseorang menawarkan barang dengan dua harga atau bahkan banyak harga, tetapi dealnya (akad jual belinya) wajib disepakati hanya satu harga saja. Wallahu a’lam

Semoga Bermanfaat

Salam Properti Syariah
Meraih Ridha-Nya Melalui Dakwah Anti Riba dalam Kepemilikian Hunian dan Investasi Properti

Mengapa Kita Harus Beli Properti Sekarang?

Banyak sekali alasan untuk mensegerakan membeli properti meskipun dalam keadaan keuangan masih belum mencukupinya. Setidaknya dengan sistem kredit Syariah bisa dilakukan. Walau demikian, anda harus melihat keadaan diri anda sebagai pembeli properti, untuk hunian ataupun untuk investasi. Hal ini sebagai cara untuk mengukur tindakan sesuai kemampuan ketika membeli properti dengan keadaan keuangan yang terbatas.

Salah satu yang menjadi fakta diharuskan segera membeli properti adalah harga bahan bangunan yang selalu naik. Bila bahan bangunan naik maka properti pun akan ikut naik, otomatis. Ini logika paling sederhana yang dapat diterima semua orang tanpa harus mengerti properti. Kalau pun hanya sekedar membeli tanah tanpa bangunan, tanah yang ditunggu untuk dibeli pun bisa naik juga. Kecuali anda membeli properti pada orang yang sedang membutuhkan uang maka harga properti bisa murah.

Dalam hal ini, Saya akan sharing lebih detail kepada Anda mengapa Anda harus membeli properti sekarang juga.

  1. Harga Properti Tidak Akan Turun

Setiap tahunnya harga properti selalu naik, hampir bisa dipastikan seperti ini. Mengapa? Banyak sekali hal yang melatarbelakangi naiknya harga properti setiap tahunnya. Kenaikan pun ada yang sampai 30% (persen) diantara kenaikan harga properti lainnya. Tentu, hal ini juga memperhatikan lokasi properti. Jika memang lokasi properti berada di tempat yang strategis untuk kegiatan membuka usaha, maka bisa dipastikan lebih mahal dari properti yang berada di tempat yang kurang strategis.

Point  pentingnya adalah, keadaan seperti ini membuat petingnya memiliki hunian menjadi hal yang menyulitkan. Di saat mengalami inflasi, harga properti naik, tentunya juga sedang mengalami kenaikan berbagai hal kebutuhan pokok yang cukup mengganggu keuangan sebagian orang. Impian pindah hunian ternyata mengalami halangan karena sudah terjadi kenaikan harga properti di tempat yang diinginkan.

  • Naiknya Penghasilan Anda Tidak Sepadan Dengan Naiknya Harga Properti

Jika anda ingin membeli properti dengan lebih dulu menabung 1 juta per bulan dari penghasilan anda, lalu menginginkan properti rumah seharga 200 juta, tentu salah cara menabung yang anda lakukan. Karena anda hanya akan mendapatkan kurang dari seratus juta, ini pun jika memang giat menabung. Pas terkumpul 100 juga, ternyata harga properti naik sudah menjadi 300 juta. Hal ini membuat yang sulit malah dipersulit. Setidaknya anda tidak perlu mengincar target properti yang diluar jangkauan keuangan anda. Anda bukan pebisnis properti yang mampu  meraup keuntungan 300 juta hanya bermodal 10 juta bahkan tanpa modal setelah membeli properti seharga 100 juta.

  • Terbatasnya Lahan

Menurut hukum Geografi bahwa suatu wilayah memiliki batasan wilayah. Bila memiliki batasan wilayah maka akan membuat hukum peraturan jumlah hunian. Ketika terjadi kenaikan penduduk di salah satu wilayah, maka solusi yang terbaik adalah melakukan migraasi ke wilayah lain agar mendapatkan hunian yang lebih baik lagi.

Untuk itu, dengan mengikuti fakta yang terjadi, maka penting membeli properti secepatnya karena memang akan mengalami keterbatasan lahan. Hal yang masuk akal adalah, ini akan mengalami kenaikan permintaan.

 Justru dengan naiknya permintaan membuat harga properti bisa saja menjadi mahal. Jadi, jangan menunda untuk membeli properti apabila sudah ada kesempatan yang tepat dan dengan harga yang tepat.

  • Kendali Ada Ditangan Anda

Investasi emas beresiko kehilangan, investasi saham bisa mengalami kerugian akibat harga saham yang merosot. Namun bila properti sebagai investasinya, baik untuk hunian pribadi atau pun ruko, meski bangunan terkena banjir atau terbakar, setidaknya ada bekas yang masih utuh yaitu tanah. Sampai kapanpun, selagi tidak ada sengketa hak milik tanah, maka tanah akan tetap aman. Ini menjadi hal yang harus dipertimbangkan dalam mebeli properti di waktu yang cepat dan tepat.

  • Properti Merupakan Investasi Terbaik

Salah satu contoh yang sudah terbukti menjadi kaya raya dari bisnis properti adalah pemilik McDonald’s. Ketika pemilik McDonald’s ditanya beberapa mahasiswa, “Bisnis apa yang bapak lakukan?” Ia menjawab, “Bisnis properti”. Langsung saja beberapa mahasiswa tertawa karena yang mereka tahu bahwa ia adalah pengusaha hamburger. Padahal, sebenarnya yang dijual dan menghasilkan keuntungan besar adalah properti. Hal ini menandakan bahwa invetasi properti memang salah satu investasi terbaik dari segi jumlah keuntungan.

Di samping itu, investasi properti adalah kebutuhan untuk hunian keluarga anda, menjadi kebutuhan primer untuk keluarga anda. Tidak ada yang sebaik properti dalam melindungi aset berharga manusia.

  • Bisnis Properti Tidak Memerlukan Keahlian

Bisnis properti dalam arti memiliki aset properti tidak diharuskan mempunyai keahlian. Ketika Anda memiliki lahan dengan bukti yang legal berupa SHM, maka Anda sudah berbisnis dengan aman. Properti itu didiamkan saja harganya naik, apalagi jika kita memproduktifkannya. Cukup tanami jika ia berupa kebun atau bangun ruko jika di samping jalan atau bangun rumah untuk dikontrakan jika dalam cluster, maka passive income sudah di depan mata.

  • Properti di Indonesia Harus Kita Kuasai

Nah, ini yang harus kita sadari bersama, bahwa penguasaan properti di Indonesia ini telah dikuasai oleh segelintir orang yang notabene kurang pro rakyat dan kaum muslim. Ada segelintir elite, yaitu 0,2% (persen) penduduk, menguasai 56% (persen) aset nasional dalam bentuk kepemilikan tanah (Sumber : Salamuddin Daeng (SD), Insititut Global Justice (IGJ). Sangat Ironis bukan?

Menurut Versi beberapa lembaga swadaya masyarakat (LSM) Sebuah perusahaan swasta milik taipan bisa menguasai lahan seluas 2,5 juta hektar dan 1,5 juta hektar versi panglima TNI sebagaimana di sebut di majalah Forum Keadilan. Sedangkan berdasarkan laporan Bank Dunia pada 15 Desember 2015, Hafid menyebutkan, sebanyak 74% (persen) tanah di Indonesia dikuasai oleh 0,2% (persen) penduduk. Termasuk penguasaan lahan 5 juta hektar oleh taipan yang pernah dinobatkan sebagai orang terkaya pertama di Indonesia. Idealnya distribusi tanah mengikuti formula 1 juta untuk orang kaya, 2 juta untuk kelas menengah, dan 3 juta untuk masyarakat miskin. – CNN Indonesia

Oleh karena itu, mental memiliki properti harus kita tanamkan di benak kita dan anak-anak kita. Buang jauh-jauh mental jual properti.

Belajar Bisnis Property Syariah

Investasi properti syariah adalah salah satu bisnis properti yang sangat menguntungkan saat ini. Ada banyak bisnis properti syariah yang tengah berkembang saat ini, bahkan dapat dikatakan bahwa bisnis properti syariah tengah menjadi bisnis yang banyak di minati.

Tak heran jika bisnis properti syariah tengah berkembang pada saat ini, karena dengan menjalankan bisnis properti syariah anda tidak hanya akan mendapatkan keuntungan didunia saja tetapi juga di akhirat. Pada artikel kali ini kami akan membahas secara detail dan rinci mengapa anda harus berbisnis properti syariah. Langsung saja mari kita simak bersama-sama.

Kelebihan Bisnis Investasi Properti Syariah

Ada banyak kelebihan yang akan anda dapatkan di dunia maupun di akhirat ketika anda memutuskan untuk mencoba bisnis properti atau perumahan syariah. Berikut kelebihan bisnis investasi property syariah.

  • Tanpa denda, Tanpa Sita dan Pastinya Tanpa Riba

Sesuai dengan prinsip properti syariah yang diterapkan yakni tanpa denda,sita dan riba. Jadi, ketika anda memutuskan untuk ingin melakukan investasi properti syariah, anda tidak perlu khawatir akan gagal. Anda bisa membeli langsung kepada developer baik secara tunai maupun kredit.

Jika anda ingin membeli properti syariah untuk dijadikan bisnis investasi, anda bisa melakukan transaksi langsung tanpa bank kepada developer properti syariah. Anda tidak perlu khawatir atas cicilan tiap bulan yang harus anda bayarkan karena pada transaksi syariah lebih mengutamakan kepercayaan dan kesepakatan dari dua belah pihak.

Tentunya transaksi dalam pembelian properti syariah akan dilakukan secara transparan dan mudah oleh kedua belah pihak baik developer atau anda sebagai pembeli. Kemudahan diwujudkan dengan prinsip yang dipegang yakni tanpa denda. Maksud dari tanpa denda ini adalah ketika anda membeli properti syariah dalam bentuk kredit dan jika di tengah jalan anda tidak dapat melunasinya, anda tidak akan dikenakan denda. Pihak developer properti syariah akan memberikan kemudahan bagi anda dalam menyelesaikan masalah ini hanya dengan memberikan peringatan saja.

Selain itu, bisnis properti syariah juga tanpa sita. Maksudnya adalah ketika misalnya anda berada dalam masalah dan sudah tidak dapat lagi menulasi hutang properti syariah yang dibeli dari developer. Maka, developer tidak akan menyita perumahan syariah yang anda miliki. Developer properti akan membantu anda mengatasi masalah tersebut dengan menjual properti yang anda miliki dan selama properti tersebut masih belum laku anda masih bisa menempati. Ketika properti laku, maka hasilnya akan dibagi antara anda sebagai pembeli dan pihak developer. Developer properti syariah akan mengambil haknya sebesar kredit yang belum terbayarkan dan sisanya akan diberikan kepada anda dan sepenuhnya menjadi hak Anda.

Tidak hanya menerapkan prinsip tanpa denda dan tanpa sita, namun suku bunga yang ditetapkan juga tetap. Tentunya hal ini akan berbeda dengan properti konvensional yang menerapkan bunga mengambang atau bunga bisa berubah-ubah sesuai dengan kebijakann.

Properti syariah tidak melibatkan bank konvensional dalam transaksi apapun, tentunya hal ini juga yang membedakan antara properti syariah dan konvensional. Anda akan mendapatkan keuntungan di akhirat karena bisnis investasi properti syariah tidak melibatkan adanya riba dalam transaksi apapun yang dilakukannya.

·         Resiko Bisnis Properti Syariah Rendah

Modal yang dibutuhkan dalam suatu bisnis investasi syariah memang sangat besar, namun dengan dana yang besar anda tidak perlu khawatir rugi. Bisnis properti syariah tidak ada ruginya karena harga properti syariah yang terus meningkat setiap tahunnya.

Sudah pasti anda tidak akan pernah mengalami kerugian ketika menjalankan bisnis properti yang satu ini. Persepsi mengenai modal dana yang besar dalam bisnis ternyata tidak serta merta menjamin bahwa bisnis tersebut juga memiliki faktor resiko yang tinggi. Hal ini dapat anda buktikan dengan menjalankan bisnis properti, memang dana yang dikeluarkan untuk memulai bisnis ini cukup besar namun resiko yang dihadapi tidak sebesar dana yang harus dikeluarkan.

Resiko untuk bisnis properti tergolong cukup rendah karena harga properti cenderung stabil bahkan akan terus mengalami peningkatan. Selain itu,  harga properti juga tidak pernah mengalami penurunan yang sangat drastis. Khususnya bagi sebuah properti yang berlokasi di tempat yang strategis.

Bagi anda yang ingin bisnis yang pasti menjanjikan keuntungan, bisnis properti dapat menjadi salah satu pilihan bisnis yang tepat dan dapat anda jalankan. Bisnis properti dapat dikatakan sebagai suatu bisnis yang pasti menjanjikan keuntungan karena harganya terus meningkat di setiap tahunnya.

  • Keuntungan Bisnis Properti Syariah Besar

Walaupun tidak termasuk dalam suatu bisnis  dengan modal yang murah, namun bisnis properti syariah merupakan bisnis yang menjanjikan prospek cerah karena keuntungan yang didapat juga tidak sedikit.

Jadi, dana modal berbanding lurus dengan keuntungan yang akan anda dapatkan setiap tahunnya dengan adanya kenaiknan harga. Selain itu, anda juga dapat mendapatkan passive income jika mampu mengelola properti syariah yang anda miliki dengan sangat baik jika dijadikan sebagai investasi.

  • Memiliki Prospek yang Cerah

Bisnis properti merupakan bisnis masa depan yang menjamin prospek cerah karena harganya yang terus meningkat. Tak heran jika harga properti terus meningkat, karena memang properti seperti tanah, rumah ataupun bangunan merupakan kebutuhan primer setiap manusia.

Semakin gencarnya pembangunan hunian dan perumahan penduduk yang terjadi seperti pada saat ini juga menyebabkan harga tanah dari tahun ke tahun selalu mengalami kenaikan. Tidak hanya tanah, bahkan bangunan seperti perumahan syariah, apartemen dan bangunan lainnya pun banyak dibutuhkan saat ini mengingat banyak sekali cabang usaha atau bisnis yang membutuhkan bangunan sebagai lapak berjualan.

  • Untung Double

Bisnis properti memang tidak akan menjanjikan keuntungan yang cepat, namun ada dua pilihan keuntungan yang dapat dijadikan sebagai pendapatan untuk anda dalam bisnis properti. Anda  bisa memperoleh penghasilan dengan cara disewakan atau dijual merupakan dua pilihan untuk meraup keuntungan dalam bisnis properti.

Tentunya anda akan mendapatkan keuntungan sekaligus besar dalam suatu waktu jika dijual. Hal ini tentunya akan berbeda jika anda menyewakannya, anda akan mendapatkan keuntungan yang lebih kecil namun rutin setiap tahun atau setiap bulan. Namun, jika anda hendak menyewakannya maka pastikan properti anda berada dalam kondisi yang baik agar masih ada yang menyewa barang properti milik Anda.

  • Bebas Kelola

Bagi anda yang ingin menjalankan bisnis yang bebas kelola, maka bisnis investasi properti syariah dapat anda jadikan sebagai pilihan yang tepat. Anda tidak memerlukan waktu yag banyak untuk mengelola bisnis ini karena biaya pengurusan. Anda bisa dengan bebas mengelolanya misalnya saja jika anda adalah seorang pemilik tanah, anda bisa menyewakans tanah yang anda miliki untuk digarap menjadi sebuah lahan perkebunan dengan begitu, biaya pengurusanpun akan berkurang.

Cara Agar Keuntungan Bisnis Properti Syariah Melambung Tinggi

Setelah anda mengetahui dan memahami apa saja keuntungan yang akan anda dapatkan ketika menjalankan bisnis properti syariah. Berikut akan kami jelaskan mengenai beberapa tips agar keuntungan bisnis properti syariah maksimal.

  • Bentuk dan Lokasi Properti

Hal pertama yang harus anda lakukan adalah memilih lokasi dan bentuk dari properti syariah yang tepat. Jika anda ingin keuntungan di setiap tahunnya, maka janganlah anda memilih bisnis properti dalam benutk tanah. Pilihannya anda bisa memilih bisnis properti baik dalam bentuk rumah, bentuk toko ataupun dalam bentuk bangunan yang bisa di sewakan dan menghasilkan passive income yang produktif.

Selain bentuk, pastikan juga anda memilih lokasi properti dengan letak yang strategis, lokasi properti syariah yang strategis sangat menentukan keuntungan bisnis properti yang anda jalankan. Untuk bisnis properti syariah pastikan anda memilih lokasi yang dekat dengan tempat ibadah umat muslim, memiliki akses ke keramaian kota yang mudah dan sebagainnya karena hal-hal tersebut akan mempengaruhi daya jual dari properti syariah yang anda miliki.

  • Promosi

Walaupun property syariah memiliki banyak peminat dan menjadi kebutuhan primer pada saat ini, namuan siapa yang akan tahu produk properti anda jika anda tidak rajin melakukan promosi. Oleh karena itu, pastikan anda melakukan promosi produk properti syariah anda dengan giat baik untuk dijual ataupun hanya untuk disewakan.

Promosi dilakukan untuk membuat tanda bahwa anda sedang ingin menjual atau menyewakan properti yang anda miliki baik dalam bentuk tanah atau rumah. Pada saat akan melakukan promosi, pastikan anda memberikan informasi produk properti anda sedetail dan seengkap mungkin dan jangan lupa juag untuk memberikan kontak person agar lebih mudah untuk dihubungi jika ada yang berminat.

Beberapa hal tentang informasi properti syariah yang harus anda berikan adalah mengenai lokasi, situasi, kondisi, luas ataupun fasilitas. Semakin sabar dan tidak pelit informasi maka akan semakin mudah produk properti syariah anda diminati dan terjual.

Tips Memulai Bisnis Properti Syariah

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa bisnis property syariah merupakan bisnis yang tidka mengandung unsur bunga riba dalam menjalankannya. Namun, properti syariah dalam hal ini menganut sistem untung rugi atau bagi hasil. Nah, bagi hasil yang dimaksud dalam syariat islam adalah segalah sesuatu yang tidak melibatkan adanya unsur riba dan penipuan keuntungan dari suatu interaksi jual beli. Jadi, antara penjual dan pembeli properti syariah tidak ada yang akan merasa dirugikan ketika bertransaksi.

Bisnis apapun yang berlandaskan pada prinsip syariah wajib untuk menanamkan nilai-nilai atau hukum jual beli yang diatur dalam islam. Oleh karena cara memulai bisnis properti syariah dapat dikatakan gampang-gampang susah karena anda harus paham terlebih dahulu apa itu bisnis properti syariah. . Bagi anda yang tertarik untuk mulai menjalankan bisnis properti syariah. Berikut akan kami jelaskan mengenai beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk memulai bisnis properti syariah agar mendapatkan keuntungan yang maksimal di masa depan.

  • Membutuhkan Konsultan Bisnis yang Memegang Prinsip Syariah

Ketika baru pertama kali anda mengenal bisnis properti syariah, langkah awal yang harus anda lakukan mencari konsultan bisnis dalam bidang investasi properti dimana yang bersangkutan memiliki prinsip syariah atau paham seperti apa bisnis properti syariah agar tidak menyimpang. Anda bisa melakukan kerjasama dan berkonsultasi tentang bisnis properti seperti apa yang ingin Anda lakukan dengan konsultan yang anda pilih

Dalam hal ini, konsultan properti syariah memiliki peran besar bagi keputusan yang akan Anda ambil. Secara umum, seorang konsultan bisnis syariah sudah memahami dan tahu betul mengenai alur bisnis yang harus dilakukan secara syariah. Karena untuk memulai bisnis properti syariah Anda harus benar-benar memahami terlebih dahulu ilmu dasar jual beli yang sesuai dengan syariah islam.

  • Sediakan Modal yang Cukup

Cara memulai bisnis properti syariah yang berikutnya adalah menyediakan modal yang cukup. Modal sangat dibutuhkan bagi seorang pembisnis properti syariah, agar Anda bisa memberikan jaminan kelancaran pembangunan unit properti dan menjaga fasum fasosnya kepada customer. Arus kas dalam bisnis properti syariah harus tetap berjalan dari berbagai arah agar anda tidak kehabisan dana.

Ketika hendak menjalankan bisnis properti syariah, anda dapat memberikan persyaratan kredit developer tanpa bunga seperti misalnya dengan menggunakan flat 18 bulan dan maksimal 2 tahun. Jadi, besar nilai cicilan yang harus dibayarkan oleh pembeli adalah harga rumah yang sudah dibagi dengan lamanya angsuran.

Satu hal penting yang harus anda ingat bahwa bisnis properti syariah dijalankan bebas riba oleh karena itu keuntungan yang didapatkan dalam bisnis properti syariah berasal dari nilai jual rumah, bukan berasal dari bunga kredit yang Anda syaratkan agar tidak memiliki unsur riba.

  • Pemilihan Lahan Properti

Poin penting yang wajib anda ketahui ketika menjalankan bisnis investasi properti syariah adalah bisnis properti syariah memiliki sasaran konsumen seorang yang beragama Islam. Jadi, pastikan anda yang mempertimbangan dalam menentukan lahan yang akan Anda gunakan untuk bisnis properti.

Kriteria lahan yang cocok untuk membangun perumahan syariah adalah yang paling penting adalah memiliki kemudahan akses ke rumah ibadah kaum muslim, jauh dari lingkungan yang mengandung unsur haram, dan tidak berlokasi didaerah yang terpencil dengan keamanan minim. Lokasi menentukan harga jual bisnis properti syariah anda nantinya oleh karena itu sebisa mungkin pastikan anda mencari lahan yang dekat perkotaan dengan akses yang mudah.

  • Memenuhi Hal-Hal yang Ada Dalam Perjanjian Syariah

Setelah memilih lahan yang cocok untuk dijadikan sebagai lokasi selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah membuat dokumen-dokumen terkait aspek perjanjian jual beli rumah. Pastikan dokumen perjanjian memuat unsur-unsur seperti spesifikasi teknis, lama pengerjaan serta penjadwalan serah terima sesuai dengan kesepakatan dari kedua belah pihak yakni penjual dan pembeli.

Satu hal yang harus anda ingat adalah dalam bisnis property syariah tidak ada unsur riba dalam transaksi jual beli atau keuntungan sebelah pihak saja. Oleh karena itu, dokumen seperti ini perlu disiapkan sebelum melakukan soft launching.

  • Atur Strategi Soft Launching Perumahan Syariah

Setelah dokumen sudah sepenuhnya siap, maka langkah selanjutnya adalah mengatur startegi untuk soft launching perumahan syariah yang sudah dibentuk. Ketika softlaunching pastikan anda mengatur strategi bagaimana cara promosi yang tepat. Karena anda membangun area perumahan syariah maka anda harus memberikan promosi yang mengedepankan unsur syariah yang ada di dalamnya.

Misalnya seperti seluruh transaksi dalam jual beli rumah harus menggunakan akad yang sesuai dengan skema syariah. Soft launching dapat anda lakukan promosi dengan menggunakan media seperti brosur dan mencantumkan keunggulan basis properti syariah tanpa riba.

Tertarik untuk memulai bisnis properti syariah ? Itulah beberapa keuntungan bisnis investasi properti syariah dan cara memulai bisnis properti syariah yang menguntungkan. Satu hal yang perlu anda ingat yakni keuntungan yang didapatkan dari bisnis properti berbasis syariah bukan berasal dari bunga cicilan atau kredit properti yang dilakukan tetapi berasal dari nilai jual rumah.

Salah Satu Proyek Sobat Pahaji

9 Dosa dan Bahaya Bagi Pelaku Riba!


Apa saja bahaya riba..?

1. HARTANYA TIDAK DIBERKAHI DAN AKAN DIMUSNAHKAN ALLAH

Allah SWT berfirman:

يَمْحَقُ اللَّهُ الرِّبَا وَيُرْبِي الصَّدَقَاتِ

“Allah memusnahkan Riba dan menyuburkan sedekah.” (QS. Al-Baqarah: 276)

Rasulullah SAW bersabda,

Jangan membuatmu takjub, kepada seseorang yang memperoleh harta dari cara yang haram (salah satunya dengan jalan Riba). Jika dikembangkan maka tidak diberkahi.” (HR Thabrani dan Baihaqi)

2. DIBANGKITKAN DALAM KEADAAN GILA

Allah SWT berfirman:

الَّذِينَ يَأْكُلُونَ الرِّبَا لا يَقُومُونَ إِلا كَمَا يَقُومُ الَّذِي يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطَانُ مِنَ الْمَسِّ ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا إِنَّمَا الْبَيْعُ مِثْلُ الرِّبَا وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا

Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), Sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba..” (QS. Al-Baqarah : 275)

Rasulullah SAW bersabda,

Jauhkan dirimu dari dosa-dosa yang tidak diampuni (salah satunya adalah) memakan riba. Maka barangsiapa memakan riba, kelak akan dibangkitkan pada hari Kiamat dalam keadaan gila dan terhuyung-huyung.” (HR Thabrani)

3. DIMASUKKAN KEDALAM NERAKA SELAMA-LAMANYA

Allah SWT berfirman:

فَمَنْ جَاءَهُ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّهِ فَانْتَهَى فَلَهُ مَا سَلَفَ وَأَمْرُهُ إِلَى اللَّهِ وَمَنْ عَادَ فَأُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari transaksi riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali mengulangi (bertransaksi riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.” (QS. Al-Baqarah: 275)

4. BERENANG DI SUNGAI DARAH DAN MULUTNYA DILEMPARI BATU

Diriwayatkan dari Samuroh bin Jundub ra, ia berkata :
Rasulullah SAW menceritakan tentang siksaan Allah kepada para pemakan riba, bahwa “Ia akan berenang di sungai darah, sedangkan di tepi sungai ada malaikat yang di hadapannya terdapat bebatuan, setiap kali orang yang berenang dalam sungai darah hendak keluar darinya, lelaki (Malaikat) yang berada di pinggir sungai tersebut segera melemparkan bebatuan ke dalam mulut orang tersebut, sehingga ia terdorong kembali ke tengah sungai, dan demikian itu seterusnya.” (HR. Bukhari).

5. TIDAK AKAN DITERIMA ZAKAT DAN SEDEKAHNYA.

Rasulullah SAW bersabda :

أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ لاَ يَقْبَلُ إِلاَّ طَيِّبًا

Wahai manusia, sesungguhnya Allah itu Maha Baik dan tidak akan menerima sesuatu kecuali yang baik.” (HR. Muslim).

Jangan membuatmu takjub, seseorang memperoleh harta dengan cara yang haram. Jika dia infakkan atau sedekahkan maka tidak akan diterima.” (HR Thabrani dan Baihaqi)

6. DOANYA TIDAK DIKABULKAN ALLAH. DAGING YANG TUMBUH DARI RIBA, NERAKA LEBIH LAYAK UNTUKNYA.

Rasullullah SAW bersabda,

ثُمَّ ذَكَرَ الرَّجُلَ يُطِيلُ السَّفَرَ أَشْعَثَ أَغْبَرَ يَمُدُّ يَدَيْهِ إِلَى السَّمَاءِ يَا رَبِّ يَا رَبِّ وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ وَمَشْرَبُهُ حَرَامٌ وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ وَغُذِىَ بِالْحَرَامِ فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لِذَلِكَ ».

Bahwa ada seseorang yang melakukan safar, kemudian menengadahkan kedua tangannya ke langit seraya berdo’a, “Wahai Tuhanku, wahai Tuhanku!” Akan tetapi makanan dan minumannya berasal dari yang haram, pakaiannya haram dan dikenyangkan oleh barang yang haram. Maka bagaimana mungkin do’anya akan dikabulkan (oleh Allah) ?”. (HR. Muslim).

يَا كَعْبُ بْنَ عُجْرَةَ إِنَّهُ لاَ يَرْبُو لَحْمٌ نَبَتَ مِنْ سُحْتٍ إِلاَّ كَانَتِ النَّارُ أَوْلَى بِهِ

Wahai Ka’ab bin ‘Ujroh, sesungguhnya daging yang tumbuh dari harta yang haram, akan dibakar dalam api neraka.” (HR. At-Tirmidzi).

7. DILAKNAT ALLAH DAN RASULNYA.

Rasulullah SAW bersabda :

عَنْ جَابِرٍ قَالَ : لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- آكِلَ الرِّبَا وَمُوكِلَهُ وَكَاتِبَهُ وَشَاهِدَيْهِ وَقَالَ هُمْ سَوَاءٌ

Dari Jabir ra, ia berkata: “Rasulullah SAW melaknat pemakan riba, pemberi riba, dua saksinya dan penulisnya.” Dan Beliau bersabda, “Mereka semua sama (derajat dosanya). (HR Muslim).

8. DIPERANGI ALLAH DAN RASULNYA

Allah SWT berfirman,

فَإِن لَّمْ تَفْعَلُواْ فَأْذَنُواْ بِحَرْبٍ مِّنَ اللّهِ وَرَسُولِهِ وَإِن تُبْتُمْ فَلَكُمْ رُؤُوسُ أَمْوَالِكُمْ لاَ تَظْلِمُونَ وَلاَ تُظْلَمُونَ

Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa transaksi riba), maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.” (QS Al Baqarah : 279)

9. DOSANYA LEBIH BESAR DARIPADA ZINA DENGAN IBU KANDUNGNYA SENDIRI.

Rasulullah SAW bersabda :

دِرْهَمُ رِبًا يَأْكُلُهُ الرَّجُلُ وَهُوَ يَعْلَمُ أَشَدُّ مِنْ سِتَّةِ وَثَلاَثِيْنَ زَنْيَةً